Banyak penelitian mengenai cara mencegah penyakit jantung, salah satunya ialah penelitian yang dilakukan di Finlandia mengenai hubungan mandi sauna dengan resiko penyakit kardiovaskular, demensia, dan alzheimer.
Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit tidak menular yang menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Penyakit ini biasanya ditandai dengan sakit di dada, sesak nafas, hingga pingsan. Penyakit jantung yang tidak terdeteksi akan menjadi sangat berbahaya apabila anda melakukan aktifitas fisik yang berat. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok, asupan lemak dan karbohidrat yang tinggi (kolesterol), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan radang pembuluh darah. Resiko terkena penyakit jantung akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia apabila kesehatan badan tidak dijaga.
Penyakit lainnya yang juga cukup populer di kalangan lansia ialah demensia dan alzheimer. Penyakit demensia merupakan gangguan daya ingat jangka pendek yang dikarenakan sel otak yang sudah usang dan kehilangan kemampuannya. Sedangkan penyakit alzheimer merupakan penyakit otak berbahaya karena adanya plak atau simpul di otak. Penderita penyakit alzheimer bahkan dapat melupakan hal-hal dasar seperti makan, mandi, buang air atau cara bicara.
Peneliti di University of Eastern Finland menemukan hubungan antara banyaknya kunjungan ke sauna dengan penyakit ingatan dengan populasi 2,300 laki-laki setengah baya Finlandia dan diamati selama lebih dari 20 tahun.
Pada penelitian tersebut, mereka yang pergi sauna 4 sampai 7 kali seminggu diketemukan memiliki resiko 66 persen lebih kecil terjangkit penyakit demensia, dan 65 persen lebih kecil terjangkit penyakit alzheimer, daripada mereka yang hanya seminggu sekali sauna.
"Kami juga mempertimbangkan berbagai faktor gaya hidup, seperti faktor aktifitas fisik dan sosial ekonomi ... Masing-masing memiliki hasil yang berbeda," kata Jari Laukkanen, peneliti senior dan profesor pengobatan klinis di University of Eastern Finland.
Penemuan yang diterbitkan di The Journal Age dan Ageing pada Desember tersebut menyatakan bahwa manfaat kesehatan dari sauna dapat pula membantu jantung dan otak.
Hasil penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu pergi ke sauna 7 kali seminggu lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung, dibanding mereka yang hanya pergi sauna seminggu sekali. "Pada saat sauna, detak jantung akan meningkat dan kita akan berkeringat. Ini sedikit seperti saat sedang olahraga," kata Laukkonen.
"Setelah sauna, tekanan darah anda mungkin akan turun, dan tekanan darah merupakan faktor yang penting bagi penyakit kardiovaskular (jantung) dan ingatan. Inilah salah satu penjelasan dari hasil penelitian kami," kata Laukkanen.
Kebiasaan sauna di Indonesia masih jarang ditemukan, dan mengingat jumlah penderita penyakit jantung di Indonesia sangatlah tinggi, penelitian ini bisa menjadi bahan yang berharga bagi para peneliti kesehatan di negara kita. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengingat penelitian tersebut hanya dilakukan di Finlandia.
Sumber:
Foxnews.com bagian kesehatan edisi 20/1/2017
Merdeka.com bagian kesehatan edisi 20/9/2015
Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit tidak menular yang menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Penyakit ini biasanya ditandai dengan sakit di dada, sesak nafas, hingga pingsan. Penyakit jantung yang tidak terdeteksi akan menjadi sangat berbahaya apabila anda melakukan aktifitas fisik yang berat. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh kebiasaan merokok, asupan lemak dan karbohidrat yang tinggi (kolesterol), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan radang pembuluh darah. Resiko terkena penyakit jantung akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia apabila kesehatan badan tidak dijaga.
Penyakit lainnya yang juga cukup populer di kalangan lansia ialah demensia dan alzheimer. Penyakit demensia merupakan gangguan daya ingat jangka pendek yang dikarenakan sel otak yang sudah usang dan kehilangan kemampuannya. Sedangkan penyakit alzheimer merupakan penyakit otak berbahaya karena adanya plak atau simpul di otak. Penderita penyakit alzheimer bahkan dapat melupakan hal-hal dasar seperti makan, mandi, buang air atau cara bicara.
Peneliti di University of Eastern Finland menemukan hubungan antara banyaknya kunjungan ke sauna dengan penyakit ingatan dengan populasi 2,300 laki-laki setengah baya Finlandia dan diamati selama lebih dari 20 tahun.
Pada penelitian tersebut, mereka yang pergi sauna 4 sampai 7 kali seminggu diketemukan memiliki resiko 66 persen lebih kecil terjangkit penyakit demensia, dan 65 persen lebih kecil terjangkit penyakit alzheimer, daripada mereka yang hanya seminggu sekali sauna.
"Kami juga mempertimbangkan berbagai faktor gaya hidup, seperti faktor aktifitas fisik dan sosial ekonomi ... Masing-masing memiliki hasil yang berbeda," kata Jari Laukkanen, peneliti senior dan profesor pengobatan klinis di University of Eastern Finland.
Penemuan yang diterbitkan di The Journal Age dan Ageing pada Desember tersebut menyatakan bahwa manfaat kesehatan dari sauna dapat pula membantu jantung dan otak.
Hasil penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu pergi ke sauna 7 kali seminggu lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung, dibanding mereka yang hanya pergi sauna seminggu sekali. "Pada saat sauna, detak jantung akan meningkat dan kita akan berkeringat. Ini sedikit seperti saat sedang olahraga," kata Laukkonen.
"Setelah sauna, tekanan darah anda mungkin akan turun, dan tekanan darah merupakan faktor yang penting bagi penyakit kardiovaskular (jantung) dan ingatan. Inilah salah satu penjelasan dari hasil penelitian kami," kata Laukkanen.
Kebiasaan sauna di Indonesia masih jarang ditemukan, dan mengingat jumlah penderita penyakit jantung di Indonesia sangatlah tinggi, penelitian ini bisa menjadi bahan yang berharga bagi para peneliti kesehatan di negara kita. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengingat penelitian tersebut hanya dilakukan di Finlandia.
Sumber:
Foxnews.com bagian kesehatan edisi 20/1/2017
Merdeka.com bagian kesehatan edisi 20/9/2015

No comments:
Post a Comment