7/13/2017

Apakah Telur Mentah Aman untuk Dikonsumsi?

Beberapa orang mengatakan memakan telur mentah lebih sehat dibandingkan telur yang sudah dimasak. Tapi ada juga yang memperingatkan bahaya terjangkit penyakit akibat memakan telur yang tidak dimasak. Mari kita ulas.


Kandungan Gizi
Benar adanya bahwa proses memasak menghancurkan sebagian kecil dari beberapa vitamin dan mineral yang ditemukan dalam telur. Telur mentah mempunyai sedikit lebih banyak kandungan vitamin B (seperti vitamin B6 dan folat), vitamin E, mineral kolin, dan antioksidan lutein dan zeaxanthin. Akan tetapi perbedaan sangatlah sedikit bahkan dapat diabaikan kata Alissa Rumsey, MS, RD, penulis Three Steps to a Healthier You. Dalam angka: Anda akan mendapat 0.085 mikrogram vitamin B6 dan 146.9 miligram kolin dari telur mentah, dibandingkan dengan 0.072 mikrogram vitamin B6 dan 117 miligram kolin dari yang sudah dimasak.

Dan mengenai protein, telur yang sudah dimasak sudah jelas merupakan pemenangnya. Tubuh hanya dapat menyerap sekitar 50 persen protein dari telur mentah, dibandingkan 91 persen protein dari telur yang sudah dimasak, menurut salah satu jurnal nutrisi. (Panas mengubah struktur molekul protein pada telur yang dimana membuat mereka lebih mudah dicerna).

"Hal tersebut berarti telur mentah hanya menyediakan 3g protein yang dapat dicerna, dibandingkan 6g protein dari telur yang sudah dimasak," kata Rumsey.

Akan tetapi hal tersebut bukanlah alasan mengapa telur yang dimasak lebih disarankan. Telur mentah dapat mengandung salmonela, bakteri yang telah mengakibatkan jutaan kasus keracunan makanan setiap tahunnya, menurut perkiraan Center for Disease Control (CDC). Tentu tidak semuanya diakibatkan oleh telur mentah, salmonela juga terdapat pada unggas, daging, susu mentah, keju, atau bahkan buah dan sayuran yang terkontaminasi. Tapi telur berkontribusi cukup besar pada kasus-kasus tersebut. Sekitar tahun 1985 dan 2002, telur yang terkontaminasi menjadi penyebab dari 53 persen kasus salmonela yang dilaporkan ke CDC. Memasak telur mengeliminasi terjangkit salmonela, kata Rumsey. Itulah mengapa organisasi-organisasi kesehatan seperti CDC menyarankan anda tidak mengkonsumsi makanan yang mentah atau tidak matang.

Pada akhirnya, mengkonsumsi telur mentah atau tidak merupakan keputusan anda apakah mendapatkan tambahan vitamin dan mineral lebih penting daripada mendapatkan lebih sedikit protein dan kemungkinan terkena keracunan makanan. Salmonela cenderung menjangkit anak-anak, ibu hamil, lansia, dan mereka dengan imun yang lemah.


Sumber: Foxnews edisi kesehatan 2017/7/12

No comments:

Post a Comment